Layanan Tarif Kontak Order Ketentuan Tentang Menu

Mengukur Kekuatan Kompresor Berdasarkan Ampere dan PSI

Sebelum melakukan pengukuran ketahui terlebih dahulu spesifikasi AC yang akan diukur.
Spesifikasi AC
Spesifikasi Outdoor

Data yang diperlukan :
  1. Kapasitas kompresor AC berdasarkan BTU atau PK (HP).
  2. Besaran konsumsi daya yang dipakai AC dalam Ampere / Watt
  3. Jenis freon yang digunakan antara R22, R32 atau R410a dan tekanan freon maksimal sesuai standart jenis freon tersebut.
  4. Untuk R22 sekitar 60 - 80 PSI, untuk R32 dan R410a sekitar 110 - 140 PSI
Berikut ini tabel kapasitas AC (NON INVERTER) yang saya buat berdasarkan kapasitas AC biasa (standart / konvensional) dan AC Low Watt.





Tabel
Tabel AC Low Watt dan AC standart konvensional.

Peralatan :
  • Tang Ampere (Clamp meter)
  • Manifold
  • Obeng
  • Kunci inggris.

Cara ukur :
  • Pastikan AC dalam kondisi outdoor telah menyala minimal 15 menit atau lebih agar tekanan freon sudah pada kondisi stabil / tekanan puncaknya.
  • Pasang tang ampere pada salah satu jalur kabel power outdoor.
  • Pasang selang manifold biru (Low Press) ke nepel / ventil.
  • Perhatikan tekanan freon pada manifold dan ampere pada tang ampere.
> Jika tekanan freon dan ampere menunjukkan hasil standart sesuai ukuran / kapasitas AC maka kompresor tersebut masih dalam kondisi prima.
> Jika tekanan freon dan ampere menunjukkan hasil dibawah standar berarti AC tersebut kurang freon, tambahkan freon hingga tekanan mencapai standart.
> Jika tekanan freon kurang dan ampere sudah mendekati nilai standar atau lebih besar itu berarti kondisi kompresor sudah mulai lemah. Untuk kasus seperti ini lebih disarankan agar lebih berpatokan pada ukuran ampere dari pada tekanan freon untuk meringankan beban kompresor. Kurangi freon atau sesuaikan hingga nilai ampere standar dan jangan mencoba untuk memaksakan untuk menambah freon karena akan mengakibatkan kompresor "terkancing" / mati mendadak bahkan bisa rusak total.
> Gejala yang timbul apabila kondisi kompresor melemah adalah kompresor mati, fan outdoor tetap berputar normal dan bodi kompresor sangat panas.

Catatan :
Jika ditemui, kondisi kompresor mati namun fan / kipas outdoor tetap menyala dan body AC bagian kompresor sangat panas periksa dahulu bagian kondensor karena jika kondensor tertutup debu tebal / kotoran atau fan motor berputar kurang kencang akibat dari kapasitor fan telah melemah bisa menimbulkan gejala yang sama seperti tersebut diatas.

Tentang Kapasitor

Pengertian :
Kapasitor adalah perangkat komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dan terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (dielektrik) pada tiap konduktor atau yang disebut keping.
Kapasitor biasanya disebut dengan sebutan Kondensator yang merupakan komponen listrik dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik.
Pengertian Kapasitor
Berbagai Jenis Kapasitor

Prinsip kerja kapasitor :
Pada umumnya hampir sama dengan resistor yang juga termasuk ke dalam komponen pasif. Komponen pasif adalah jenis komponen yang bekerja tanpa memerlukan arus panjar.
Kapasitor sendiri terdiri dari dua lempeng logam (konduktor) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Penyekat atau isolator banyak disebut sebagai bahan zat dielektrik seperti tersebut diatas.

Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua komponen tersebut berguna untuk membedakan jenis-jenis kapasitor. Di dunia ini terdapat beberapa kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik, antara lain kertas, mika, plastik cairan dan masih banyak lagi bahan dielektrik lainnya. Dalam rangkaian elektronika, kapasitor sangat diperlukan terutama untuk mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan. Selain itu, kapasitor juga dapat menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian, dapat memilih panjang gelombang pada radio penerima dan sebagai filter dalam catu daya (Power Supply).

Fungsi kapasitor :
Dalam rangkaian elektronik, kapasitor berfungsi sebagai penyimpan arus atau tegangan listrik.
Untuk arus DC, kapasitor dapat berfungsi sebagai isulator (penahan arus listrik), sedangkan untuk arus AC, kapasitor berfungsi sebagai konduktor (melewatkan arus listrik).
Dalam penerapannya, kapasitor banyak di manfaatkan sebagai filter atau penyaring, perata tegangan yang digunakan untuk mengubah AC ke DC, pembangkit gelombang AC (Isolator) dan masih banyak lagi penerapan lainnya.
Jenis Kapasitor :
Jenis Kapasitor

Kapasitor dalam rangkaian elektronika terbagi menjadi 2 macam, yaitu

  • kapasitor polar
  • kapasitor non polar.

Simbol Kapasitor
Simbol Kapasitor / Kondensator
Kapasitor polar adalah jenis kapasitor yang memiliki dua kutub dan mempunyai polaritas positif/negatif. Kapasitor ini terbuat dari bahan elektrolit yang mempunyai nilai kapasitansi yang besar di bandingkan dengan kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik.

Sedangkan kapasitor non polar adalah jenis kapasitor tidak memiliki polaritas postif dan negatif pada kedua kutubnya. Kutub atau kaki kapasitor jenis ini dapat kita gunakan secara terbalik.

Meskipun kedua jenis kapasitor ini sama-sama digunakan untuk menyimpan muatan listrik, tapi masih banyak perbedaan dari kedua jenis tersebut, di antaranya adalah bahan yang digunakan dan juga fungsi / kegunaannya.

Jenis kapasitor juga dapat kita bedakan menjadi beberapa, yaitu:

  1. kapasitor keramik
  2. kapasitor elektrolit (elco)
  3. kapasitor tantalum
  4. kapasitor multilayer
  5. kapasitor polyester film
  6. elekctric double
  7. super kapasitor
  8. trimer dan kapasitor tuning.

Tentang Thermistor

THERMISTOR


- Thermistor adalah salah satu jenis Resistor yang nilai resistansi atau nilai hambatannya dipengaruhi oleh Suhu (Temperature).
- Thermistor merupakan singkatan dari “Thermal Resistor” yang artinya adalah Tahanan (Resistor) yang berkaitan dengan Panas (Thermal).
THERMISTOR
THERMISTOR
Thermistor terdiri dari 2 jenis, yaitu :
- Thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient)
- Thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient).

Thermistor NTC atau Thermistor PTC merupakan komponen Elektronika yang juga digolongkan sebagai Komponen Transduser, yaitu komponen ataupun perangkat yang dapat mengubah suatu energi ke energi lainnya.
Dalam hal ini, Thermistor merupakan komponen yang dapat mengubah energi panas (suhu) menjadi hambatan listrik.
Thermistor juga tergolong dalam kelompok Sensor Suhu.

Simbol Thermistor :
Simbol Thermistor
Simbol Thermistor pada Wiring Diagram

Komponen Elektronika yang peka dengan suhu ini pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan inggris yang bernama Michael Faraday pada 1833.
Thermistor yang ditemukannya tersebut merupakan Thermistor jenis NTC (Negative Temperature Coefficient).
Michael Faraday menemukan adanya penurunan Resistansi (hambatan) yang signifikan pada bahan Silver Sulfide ketika suhu dinaikkan.
Namun Thermitor komersil pertama yang dapat diproduksi secara massal adalah Thermistor ditemukan oleh Samuel Ruben pada tahun 1930. Samuel Ruben adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Amerika Serikat.

Seperti namanya, Nilai Resistansi Thermistor NTC akan turun jika suhu di sekitar Thermistor NTC tersebut tinggi (berbanding terbalik / Negatif). Sedangkan untuk Thermistor PTC, semakin tinggi suhu disekitarnya, semakin tinggi pula nilai resistansinya (berbanding lurus / Positif).


Sumber :

Tentang Freon R32

Mengenal Freon R32

R 32

Freon R32 memiliki “kelemahan” yaitu selain lebih mudah terbakar (flammable) walaupun tidak bisa membuat AC meledak atau menyebabkan kebakaran.

Tekanan gas Freon R32 juga jauh lebih tinggi dibandingkan Freon R22 atau R410A. Hal ini yang menyebabkan untuk pemasangan AC harus menggunakan pipa tembaga yang memiliki ketebalan standart MINIMAL 0.6mm.

Jenis / merk pipa yang beredar di Indonesia ada banyak sekali. Untuk merk standard seperti Artic yang paling umum digunakan selama ini oleh para toko dan tukang AC memiliki ketebalan 0.5mm tersebut TIDAK BOLEH digunakan untuk memasang AC yang menggunakan Freon R32. Apalagi merk seperti Mandiri, Cintas, SSI atau yang lainnya yang tebalnya hanya 0.4mm!!!

Faktor penyebab keharusan penggunaan pipa standart untuk R32 adalah :
- Selain mudah terbakar,
- Karena freon R32 memiliki karakter tekanan gas yang tinggi jika dibandingkan dengan jenis freon lain, sehingga pemakaian pipa dengan ketebalan dibawah 0.6mm akan berpotensi mengakibatkan bocor halus dan dalam 2 atau 3 bulan pertama pemakaian AC, freon di dalam kompressor akan habis.
Jika ini terjadi tentu saja kerugian akan ditanggung oleh pembeli karena telah melewati masa pakai hingga sekitar 3 bulan.
Untuk menghindari hal ini terjadi disarankan ketelitian pembeli saat bernegosiasi dengan pihak penjual atau pihak teknisi.

Catatan penting bagi teknisi pemasangan :

- Untuk pemasangan AC dengan Freon R32, pipa sangat diHARUSkan bahkan WAJIB & TIDAK-BOLEH untuk TIDAK di vacuum dahulu sebelum pemasangan.
Sekali lagi ditegaskan, 
Vacum pump AC
Alat Vacuum AC
untuk pemasangan AC dengan Freon R32, tetap HARUS di vacuum dahulu pipanya SEKURANG-KURANGNYA 10 – 15 menit untuk ukuran pipa sekitar 5m.
Apabila penggunaan pipa dengan panjang mencapai sekitar 10m harus di vacuum paling cepat  minimal 20 menit, dan diatas 10m harus minimal 25 menit.
Hal ini untuk menjaga agar tidak ada setitik pun debu ataupun uap air yang masih menempel pada dinding dalam pipa tembaga. Karena oli kompressor yang menggunakan Freon R32 sangat sensitif terhadap uap air maka bila anda, well, tukang/teknisi pasang AC anda tidak melakukannya, maka dapat megakibatkan Kompressor RUSAK TOTAL / jebol sebelum masa garansi berakhir, dan tentu saja pihak pabrik/toko pasti tidak mau bertanggung-jawab karena kesalahannya ada di instalasi AC bukan cacat pabrik.

Beberapa merk / jenis pipa yang sesuai digunakan untuk pemasangan AC dengan Freon R32:

Standart Pipa AC1. Hoda
2. Inaba Denko
3. Tateyama
4. Saeki
5. Panasonic
6. Nippon Steel
7. Kembla – Australia
8. Kupfer Premium – China
9. Crane – Australia
10. Mueller – USA


Hingga saat ini hanya ke sepuluh merk tersebut diatas yang memiliki ketebalan diatas 0.6mm.
Merk Hoda adalah merk legendaris di dunia AC, namun kekurangannya adalah banyak tiruan / KW-nya yang beredar di pasaran jadi hati-hatilah bila teknisi AC atau toko AC anda menawarkan merk tersebut.
Pastikan sumber tempat mereka beli bisa dipercaya. Biasanya jenis pipa KW merknya tertulis HD bukan HODA.

Untuk merk Inaba Denko (seperti contoh diatas), Tateyama, Panasonic, Nippon Steel dan Saeki hampir tidak ada palsu / KWnya, jadi pemasangan AC dengan merk tersebut dapat dipastikan aman-aman saja selama proses pemasangannya sesuai prosedur. Kemudian untuk merk Kembla, Crane atau Mueller yang bisa dibilang merk pipa paling bagus di Indonesia, dipastikan juga sangat aman dalam pemakaiannya, hanya saja hargannya luar biasa mahal.

Sebagai contoh :

Merk HODA, Panasonic, Nippon Steel, Tateyama dan Saeki harganya adalah Rp. 80.000 per meter dan Rp. 90.000 per meter untuk pipa 1/2 – 1PK dan 1.5 – 2PK. Dan juga Rp. 120.000 per meter untuk ukuran AC 2.5 dan 3 PK.

Untuk merk Kembla, Crane atau Mueller malah lebih mahal lagi, yaitu Rp. 165.000 per meter untuk pipa ukuran 3/8 x 1/4 dan Rp. 195.000 per meter untuk ukuran 1/2 x 1/4.

Catatan :
Selain harga pipa yang mahal, proses pemasangan AC dengan freon R32 yang memerlukan waktu ekstra untuk mem vacuum dari pada dari pemasagan AC biasa yang menyebabkan berkurangnya jumlah AC yang bisa dipasang oleh teknisi per hari-nya. 
Faktor tersebutlah dapat menyebabkan biaya pemasangan AC dengan freon R32 lebih mahal dibandingkan AC dengan freon R22 atau R410a.

Artikel ini bersumber dari :

Tentang Freon R32, R22, R410A dan R290

Informasi penting / pengetahuan umum seputar AC


Untuk diperhatikan, khusus untuk teknisi bahwa Freon R22, freon R32 dan Freon 410A TIDAK KOMPATIBEL satu sama lain sehingga freon TIDAK BOLEH dicampur ataupun diganti dengan alasan apapun!!!!

Penghapusan Freon R22.
Freon R22

Peraturan pemerintah melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan No :
41/M-IND/PER/5/2014
40/M-DAG/PER/7/2014 
55/M-DAG/PER/9/2014
telah ditetapkan bahwa pada tahun 2015 akan mulai diberlakukan implementasi HPMP (HCFC atau Hidroklorofluorokarbon Phase-Out Management Plan).
Pada peraturan tersebut juga dituliskan untuk penghapusan HCFC-22 atau lebih dikenal dengan Freon R22 pada sektor refrigerasi, Air Conditioner.
Syarat dan ketentuan Impor BPO (Bahan Perusak Ozone) dan larangan impor produk yang mengandung Refrigerant R22.

Sehingga jelas bahwa semua pabrikan AC di Indonesia DILARANG memproduksi, meng-import ataupun menjual produk AC yang masih menggunakan Refrigerant atau Freon R22 mulai Januari 2015.
Namun pihak dealer atau toko AC masih boleh menjual semua stok produk mereka sampai habis.
Sedangkan untuk keperluan service dan spare part Freon R22 masih boleh digunakan sampai tahun 2030, dimana pada tahun tersebut pemerintah menetapkan penghapusan R22 dari Indonesia.

Sampai tahun 2014 , AC yang beredar di Indonesia menggunakan 2 macam Refrigerant yaitu R22 dan R410A. Freon R22 biasanya digunakan di semua lini AC non-inverter sedangkan Freon R410A digunakan di tipe AC Inverter.
Kecuali Daikin yang memiliki Inverter dengan 2 tipe Freon tersebut.
Mulai 2015 ini pabrikan AC akan menggunakan 3 jenis freon yaitu Freon R32, R410A dan R290.

Penemuan Freon R32
Freon R32

Freon R32 ditemukan oleh Daikin Jepang pada tahun 2012, dan mulai digunakan di line up AC mereka mulai tahun 2013. Dengan ini semua pabrikan AC Jepang lain yang menggunakan Freon R32 hanya me-lisensi dari Daikin. Teknologi Inverter pun pada awalnya ditemukan oleh Daikin dan di-lisensi agar dapat digunakan ke semua merk AC di dunia.
DAIKIN

Perbandingan Freon R32, R22, R410A dan R290
Tentang Freon R32, R22, R410A dan R290

Keterangan :
ODP adalah Ozone Depletion Potential alias Potensi Perusakan Ozone
GWP adalah Global Warming Potential alias Potensi Pemanasan Global
Cooling Index adalah angka standart index / ukuran dingin.
Flammability adalah Tingkat mudah terbakar Freonnya.
Referigerant Trends

Dari tabel diatas kita bisa melihat beberapa hal:

1. Freon R32 lebih ramah lingkungan dibandingkan R410A sekalipun karena memiliki GWP yang lebih rendah dibanding R22 dan R410A

2. Freon R32 memiliki angka index dingin yang JAUH LEBIH TINGGI bahkan dari R22, jadi tidak akan ada lagi komplen bahwa pake AC Inverter jadi lebih tidak dingin.

3. Freon R32 memang memiliki potensi mudah terbakar yang lebih tinggi dari R22 dan R410A namun jangan takut karena tidak dapat membuat AC meledak bahkan ketika rumah anda kebakaran.

4. Freon R290 adalah yang paling HIJAU, namun karena memiliki angka index dingin yang cukup rendah dan tingkat mudah terbakar yang cukup tinggi, baik Daikin dan Panasonic memutuskan untuk tidak menggunakannya.

Setelah melihat penjelasan diatas, harusnya anda tidak perlu ragu lagi untuk memilih menggunakan AC yang menggunakan Freon R32 ataupun R410A sesuai peraturan pemerintah.
Kalau ditanya mana yang paling bagus, dengan berani saya katakan Freon R32.

Tabung Freon yang beredar di Indonesia ada 3:
Warna Tabung Freon

Warna hijau adalah tabung Freon R22
Warna pink atau merah muda adalah tabung Freon R410A
Warna biru untuk tabung Freon R32
Perbedaan warna pada tabung bertujuan untuk menghindari terjadinya kesalahan penggunaan terutama untuk teknisi, karena bila AC diisi dengan Freon yang tidak seharusnya dapat berakibat fatal pada kompressor AC (mengakibatkan jebol / rusak). Sama hal seperti mobil Diesel yang tiba-tiba diisi premium, pasti bakal jebol mesinnya.

Catatan :
Panasonic

Untuk AC Panasonic yang diproduksi di Indonesia yaitu tipe Standard 1/2 sampai 1PK, Alowa dan Alowa Ion menggunakan Freon R32. Untuk yang diproduksi di Malaysia khusus tipe Inverter yang menggunakan Freon R410A. Semua tipe lain seperti tipe Standard mulai 1.5 sampai 2.5PK dan tipe Envio menggunakan Freon R32 .

Untuk AC Daikin dengan tipe :
AC Split DAIKIN

- Urusara 7
- European Design
- Hi-Inverter
- Inverter Smile
- Deluxe
dan Standard Malaysia menggunakan Freon R32.
Sedangkan untuk tipe Standard Thailand menggunakan Freon R410A.



Sumber artikel : 

Penyebab AC Tidak Bisa Menyala

Berikut ini beberapa penyebab jika AC Anda tidak mau menyala :


1. Remot Rusak
Remot AC
Remot AC

Solusi :
⇒ Pastikan layar remot menyala / battrey remot anda tidak habis.
⇒ Cek remot menggunakan HP kamera.
Caranya : buka aplikasi kamera di hp Anda kemudian arahkan remot ke kamera.
Tekan tombol sembarang pada remot dan perhatikan di layar hp apakah ada kedipan lampu dari remot atau tidak.
⇒ Jika ada kedipan dari remot berarti remot AC anda masih berfungsi / normal.
⇒ Namun jika tidak ada kedipan cahaya dari remot itu artinya remot anda rusak.



Tips mengatasi remot bermasalah :
⇒ Buka penutup battrey, lepaskan battrey perhatikan apakah terdapat karat pada kawat penahan battrey.
Jika ada coba bersih kan karena karat tersebut menghalangi aliran daya dari battrey ke remot.
Namun jika bersih atau tidak terdapat karat / kotoran lain berarti kerusakan berada pada bagian dalam / PCB remot.
Untuk hal masalah ini , silahkan coba tips selanjutnya.
⇒ Buka casing bodi remot dan coba bersihkan bagian belakang tombol dengan tisu. Lalu bersihkan juga papn PCB terutama bagian jalur tombolnya dengan cotton bud / sejenis kemudian pasang kembali dan coba untuk menyalakan AC.
PCB remote
PCB Remot

⇒ Jika tetap tidak berfungsi maka hubungi teknisi untuk mendapatkan solusinya.
(Cara diatas juga berfungsi pada semua remot)

2. Sensor receiver remot pada unit indoor rusak.
Sensor AC

Solusi :
⇒ Periksa bagian modul AC tepatnya diposisi sensor remot tersebut. Pastikan tidak ada kotoran atau basah.
⇒ Jika tidak kotor atau basah berarti sensor tersebut harus diganti baru.

3. Arus listrik terputus.
Arus listrik terputus
illustrasi

Solusi :
STOP KONTAK AC

⇒ Jika AC Anda menggunakan stop kontak manual / kaki tiga, cabut dari terminal kontak lalu buka dan periksa sekring / fuse yang terdapat didalam apakah fuse / sekring tersebut. Jika putus, gantikan dengan yang baru sesuai ukuran Ampere yang tertera pada bodi fuse.
⇒ Namun jika fuse tidak putus, gunakan tes pen untuk memastikan ada atau tidaknya arus dari terminal kontak. Lebih akurat lagi gunakan multitester.
⇒ Jika ada arus dari terminal kontak maka masalah berada pada unit indoor AC Anda. Namun jika tidak ada arus, hubungi teknisi listrik untuk memeriksa jalur instalasi yang terhubung ke AC.


⇒ Untuk AC yang menggunakan stop kontak MCB, pastikan saklar MCB pada posisi ON.
⇒ Untuk gangguan pada unit AC, hubungi teknisi AC untuk mendapatkan solusi.
SAKLAR / STOP KONTAK MCB

4. Modul AC rusak.
Solusi :
⇒ Langsung hubungi teknisi karena bagian ini terdapat banyak alat / komponen sehingga berbagai kemungkinan bisa saja terjadi pada komponen modul tersebut.
Modul AC
Modul AC