TUTUP Home Layanan Tarif Kontak Order Ketentuan Tentang Daftar Artikel


085244123668
  • Senin - Sabtu :
    Jam 09:00 - 17:00
  • Hari Jumat :
    Jam 09:00 - 11:00
    Jam 14:00 - 17:00
  • Hari Minggu / Besar / Raya - LIBUR.
  • Layanan kami tutup sementara hingga tanggal 31 Oktober 2017

Rumus dan Cara Menentukan Terminal Kompresor

3 Terminal Kompresor


Kode terminal :
C =Common
R = Running
S = Start

Wiring Diagram kompresor :
WIRING DIAGRAM KOMPRESOR

Rumus pengukuran :

CS + CR = RS
artinya :  
Nilai C S + C R  harus = Nilai R S.
CR > CS
Resistansi CR harus lebih besar dari CS.
RS memiliki resistansi paling besar diantara CS dan CR


Cara menentukan terminal kompresor

Sangatlah penting untuk menentukan dahulu terminal Common, Running dan Start kompresor karena biasanya pada saat memasang atau mengganti komponen seperti Kapasitor atau Overload sering kali harus melepaskan kabel-kabel penghubungnya dan hal ini sangat memungkinkan terjadinya kesalahan pada saat pemasangan kembali kabel-kabel tersebut. karena apabila salah menentukan terminal ini dapat mengakibatkan salah fungsi / kerusakan pada kompresor.

Berikut ini contoh cara menetukan terminal kompresor :

Misal XYZ adalah  kode terminal kompresor sebelum diketahui Common, Running dan Start nya.


TERMINAL KOMPRESOR




Keterangan gambar contoh :

YX = 50 Ohm
XZ = 10 Ohm
YZ = 60 Ohm




Berdasarkan rumus pengukuran terminal kompresor bisa diketahui bahwa :
 RS memiliki nilai resistan paling besar,
maka dari contoh gambar diatas dapat ditentukan bahwa :
titik YZ adalah RS.
Sedangkan CR > CS, ini berarti YX adalah CR karena nilai resistannya lebih besar dari XZ,
dan XZ sendiri sudah dapat dipastikan adalah nilai dari CS.

Kesimpulan : 
1. Titik RS memiliki nilai resistan paling besar
2. Titik CR memiliki nilai resistan lebih kecil dari RS (CR < RS
3. Titik CR memiliki nilai resistan lebih besar dari CS. (CR > CS
4. Titik CS memiliki nilai resistan paling kecil atau  CS < CR < RS 
5. Pada saat mengukur titik X dan titik Z (CS) maka titik Y adalah terminal Start (S) 
6. Pada saat mengukur dari titik Y (terminal Start) ke titik X (YX) dan dari titik Y ke titik Z (YZ) maka:
- Nilai resistan hasil pengukuran kedua titik tersebut bisa ditentukan terminal Common (C) untuk nilai terbesarnya
- Dan sisanya adalah titik R atau Running.
- Cara ukur diatas juga dapat diterapkan pada dinamo fan outdoor atau blower indoor
lihat gambar.

hasil ukur dari titik Y ke X dan Y ke Z
Titik R untuk pemasangan Kapasitor ==> (berlaku juga untuk dinamo fan)
Titik C untuk pemasangan Overload protector
pada kompresor kulkas :
Titik R & S untuk pemasangan PTC Riley.