Juli 2015 - HANDY TEKNIK

Wajib Tahu

Standart Tekanan Freon AC

Postingan ini diterbitkan dikarenakan banyaknya kata kunci pencarian mengenai : Standar Tekanan Freon AC Dimana kemungkinan pencarian ters...

Standart Tekanan Freon AC
HANDY TEKNIK 2014 -
JAYAPURA WIT.

Published : Senin, 13 Juli 2015by : Handy Eko Cahyono

Sistem No Frost Kulkas 2 pintu

Sistem No Frost Kulkas 2 pintu

Lemari Es dengan sistem No Frost

NO FROST
NO FROST

Sistem No Frost pasa kulkas 2 pintu
Kulkas 2 pintu
Pada dasarnya semua kulkas (cool case / cooling storage) menggunakan sistem pendinginan yang sama, dan yang membedakan adalah kapasitas dan tujuan penggunaannya. Untuk penggunaan rumah tangga, biasa kita temui adalah kulkas 1 pintu dengan sistem pendinginan standar dan kulkas 2 pintu dengan sistem pendinginan yang lebih teratur dari pada kulkas 1 pintu sehingga dapat mendinginkan tanpa menimbulkan bunga es yang berlebihan dari pada kulkas 1 pintu yang disebut No Frost.
No Frost atau tanpa bunga es pada kulkas 2 pintu bisa terjadi karena adanya rangkaian komponen dengan masing-masing fungsinya dan diaplikasikan dalam proses pendinginan.

Wiring diagram (skema) kulkas 2 pintu :
Wiring diagram kulkas 2 pintu

Komponen Kulkas 2 pintu berdasarkan skema diatas:
1. Thermostat
thermostat
Pengatur suhu

2. Lampu
lampu kulkas
Penerangan dalam kulkas
3. Switch pintu
switch pintu kulkas
Kontak otomatis untuk lampu kulkas

4. Thermofuse

thermofuse
Pemutus arus berdasarkan suhu


5. Heater

Heater kulkas
Elemen pemanas yang membatasi pembekuan berlebih

6. Timer Defrost

Timer defrost
Pemutus arus otomatis berdasarkan waktu

7. Defrost thermostat / Bimetal

Bimetal
Switch arus antara heater dengan arus kompresor

8. Overload

Overload
Pengaman panas pada kompresor

9. PTC Relay 

PTC Relay
Kontak arus pada kompresor

10. Kompresor

Kompresor kulkas
Komponen utama sistem pendingin kulkas

11. Fan motor 

Fan motor
Kipas yang membantu sirkulasi dalam kulkas
Secara singkat, demikianlah pembentuk rangkaian sistem No Frost pada kulkas 2 pintu yang jika dijabarkan lebih rinci lagi tentunya memerlukan beberapa halaman untuk menguraikan penjelasan proses pendinginan serta cara kerja tiap-tiap komponen tersebut. 

Published : Minggu, 12 Juli 2015by : Handy Eko Cahyono

Tambah Daya Listrik Perhatikan Hal ini

Tambah Daya Listrik Perhatikan Hal ini

Tambah Daya

Meter Listrik
Jika anda ingin melakukan penambahan Daya listrik dari PLN untuk kebutuhan di rumah, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini :

1. Perhatikan instalasi awal rumah Anda.


PLN
Sebelum melakukan penambahan daya, sangatlah penting untuk mempertimbangkan jalur instalasi dalam rumah Anda. Karena instalasi yang awalnya hanya dirancang untuk Daya rendah misalkan dari 900 Watt dan anda ingin menaikkan daya menjadi 2200 Watt maka tanpa disadari ini akan mengakibatkan Voltase listrik menjadi tidak stabil (Voltase naik turun).

Hal ini terjadi karena penambahan daya secara otomatis akan meningkatkan beban pemakaian arus listrik pada instalasi dalam rumah yang sebelumnya dirancang hanya untuk menghantarkan daya 900 Watt kini digunakan untuk menghantarkan beban sebesar 2200 Watt. Seiring dengan bertambahnya pemakaian perangkat elektronik dirumah Anda seperti misalkan AC, kulkas, pompa air, water heater, dispenser dsb.

Tanda-tanda tidak stabilnya Voltase biasanya listrik sering padam karena kontak MCB (limit pembatas) yang terpasang di Meteran listrik turun / off secara otomatis dikarenakan panas akibat dari kelebihan beban pada kabel instalasi.

MCB / Limit pembatas

Solusinya adalah merombak instalasi lama dengan melakukan instalasi ulang dan merancang pembagian fase (jalur induk dari meteran) menjadi 2 atau 3 jalur agar beban listrik tidak terpusat pada satu jalur saja. Pembagian fase / jalur ini dilakukan dengan cara memasang limit pembatas didalam rumah. Selain aman hal ini akan membuat anda lebih mudah mengontrol pemakaian listrik dirumah anda.

Rangkain MCB pembatas 

Perhatikan :
Sering terjadi salah pengertian antara DAYA listrik dan VOLTASE.
Agar mudah dipahami, Daya listrik adalah berapa besarnya Watt listrik dirumah anda sedangkan Voltase listrik standar adalah 220 volt berapapun Daya yang dipakai.

2. Ukuran kabel.

Jenis dan ukuran kabel
Gunakan kabel dengan kualitas baik terutama pada ukuran kawatnya sesuaikan dengan beban listrik yang anda inginkan, konsultasikan hal ini dengan instalator listrik yang sudah berpengalaman agar mendapatkan solusi terbaik. Kesalahan penggunaan kabel ukuran kecil untuk beban besar inilah yang dapat menimbulkan panas hingga menyebabkan hubungan arus pendek dan kebakaran.

3. Hindari penyambungan kabel / jalur baru di luar jalur instalasi induk.

Hubungan arus pendek
Biasanya, penyambungan jalur baru seperti penambahan lampu, stop kontak untuk perangkat tambahan kebanyakan orang tidak mau repot sehingga mengambil jalur yang mudah dijangkau saja tanpa mempertimbangkan apakah kapasitas jalur itu layak digunakan atau tidak.

4. Gunakan tenaga instalasi berpengalaman.

Teknisi instalator

Penyambungan kabel yang kurang baik / tidak rapat / longgar juga dapat mengakibatkan hubungan arus pendek. Pembagian jalur, pemasangan stop kontak dll juga sebaiknya anda perhatikan. Oleh karena itu sebaiknya instalasi dilakukan oleh tenaga instalasi berpengalaman.

5. Hubungi petugas PLN.

PLN
PLN

Apabila voltase listrik rumah masih tetap tidak stabil (voltase tetap rendah dibawah 220 volt) setelah beberapa hal diatas dilakukan. Kemungkinan jalur kabel PLN yang masuk kerumah anda sudah kelebihan beban sehingga diperlukan pemindahan jalur dengan bantuan pihak PLN yang berwenang untuk melakukannya.

Instalasi Listrik PLN

Semoga bermanfaat

by Mas handy

Published : Sabtu, 11 Juli 2015by : Handy Eko Cahyono

Skema dan Komponen AC

Skema dan Komponen AC

Skema (wiring diagram) standar untuk AC 
unit Indoor dan outdoor


wiring diagram indoor unit
Wiring Diagram Indoor AC

Komponen utama unit indoor :


1.

Sensor pipa (Thermistor pipa)

2.

Sensor suhu (Thermistor suhu evaporator)

3. 

Komponen AC
Dinamo Swing (Louver motor)

4. 

Komponen AC
Relay

5. 

Komponen AC
Fuse (sekring)

6. 

Travo Modul
Trafo (DC power supply)

7. 

Kapasitor Fan
Kapasitor Fan motor

8. 

Komponen AC
Fan Motor (blower)



wiring diagram outdoor unit
Wiring Diagram Outdoor Unit

Komponen utama unit outdoor berdasarkan skema :


1. 

 Kompresor AC
Kompresor

2. 

Overload protector
Overload

3. 

Outdoor fan motor
Outdoor Fan Motor

4.
Kapasitor
Kapasitor Fan Motor & Kapasitor (RC) Kompresor


Rumus dan Cara Menentukan Terminal Kompresor

Rumus dan Cara Menentukan Terminal Kompresor

3 Terminal Kompresor

MENENTUKAN TERMINAL KOMPRESOR
KOMPRESOR
Kode terminal :
C =Common
R = Running
S = Start

Wiring Diagram kompresor :

Wiring Diagram Kompresor

Rumus pengukuran :
CS + CR = RS
Artinya :
Nilai C S + C R harus = Nilai R S.
CR CS
Artinya :
Resistansi C R harus lebih besar dari C S.
RS memiliki resistansi paling besar diantara CS dan CR

Cara menentukan terminal kompresor

Sangatlah penting untuk menentukan dahulu terminal Common, Running dan Start kompresor karena biasanya pada saat memasang atau mengganti komponen seperti Kapasitor atau Overload sering kali harus melepaskan kabel-kabel penghubungnya dan hal ini sangat memungkinkan terjadinya kesalahan pada saat pemasangan kembali kabel-kabel tersebut. karena apabila salah menentukan terminal ini dapat mengakibatkan salah fungsi / kerusakan pada kompresor.

Contoh cara menetukan terminal kompresor :

Misal XYZ adalah kode terminal kompresor sebelum diketahui Common, Running dan Start nya.

Skema kompresor

Keterangan gambar contoh :
YX = 50 Ohm
XZ = 10 Ohm
YZ = 60 Ohm

Berdasarkan rumus pengukuran terminal kompresor bisa diketahui bahwa :
RS memiliki nilai resistan paling besar,
maka dari contoh gambar diatas dapat ditentukan bahwa :
titik YZ adalah RS.
Sedangkan CR > CS,
ini berarti YX adalah CR karena nilai resistannya lebih besar dari XZ,
dan XZ sendiri sudah dapat dipastikan adalah nilai dari CS.

Kesimpulan :
1. Titik RS memiliki nilai resistan paling besar.
2. Titik CR memiliki nilai resistan lebih kecil dari RS (CR < RS)
3. Titik CR memiliki nilai resistan lebih besar dari CS. (CR > CS)
4. Titik CS memiliki nilai resistan paling kecil atau CS < CR < RS
5. Pada saat mengukur titik X dan titik Z (CS) maka titik Y adalah terminal Start (S)
6. Pada saat mengukur dari titik Y (terminal Start) ke titik X (YX) dan dari titik Y ke titik Z (YZ).



Maka :
  • Nilai resistan hasil pengukuran kedua titik tersebut bisa ditentukan terminal Common (C) untuk nilai terbesarnya.
  • Dan sisanya adalah titik R atau Running.
  • Cara ukur diatas juga dapat diterapkan pada dinamo fan outdoor atau blower indoor.

lihat gambar.
Skema Kompresor 2

Hasil ukur dari titik Y ke X dan Y ke Z

  • Titik R untuk pemasangan Kapasitor (berlaku juga untuk dinamo fan).
  • Titik C untuk pemasangan Overload protector.

Pada kompresor kulkas :

Titik R & S untuk pemasangan PTC Riley.
Kompresor Kulkas

Published : Jumat, 10 Juli 2015by : Handy Eko Cahyono

Service Kulkas 1 pintu

Service Kulkas 1 pintu

Kulkas 1 pintu tidak dingin akibat evaporator bocor

SERVICE KULKAS
SERVICE KULKAS

Kerusakan ini sangat umum dan sering terjadi karena mencongkel es batu menggunakan benda tajam yang menempel pada evaporator kulkas yang juga berfungsi sebagai rak di bagian freezer kulkas 1 pintu.

service kulkas 1 pintu
Kulkas 1 pintu

Perlu diperhatikan, sebenarnya pada setiap unit kulkas terdapat peringatan untuk tidak menggunakan benda tajam terutama yang berbahan logam seperti pisau / garpu / dsb untuk mengambil es / membersihakan kulkas yang dapat mengakibatkan kebocoran. Namun hal ini kurang diperhatikan oleh sebagian orang.

bunga es pada evaporator
Bunga Es pada evaporator kulkas 1 pintu

Menangani kebocoran untuk kerusakan ini diperlukan ketelitian dan peralatan yang memadai. Karena sering kali kebocoran terjadi pada saat kulkas sedang dalam posisi pendinginan dan terdapat pembekuan / bunga es. Sehingga sangat mungkin air yang berasal dari pencairan bunga es tersebut akan meresap memasuki lubang penyebab kebocoran. Hal ini akan mengakibatkan penyumbatan pada saluran pipa dan menyebabkan kulkas tidak dapat melakukan proses pendinginan secara maksimal. Bahkan akan mengakibatkan kerusakan pada kompresor apabila tidak segera diatasi.

Penanganan kerusakan ini memerlukan waktu minimal 2 atau 3 hari untuk memastikan bahwa kulkas telah benar2 berfungsi normal dan bebas dari penyumbatan saluran pipa. Selain itu proses pengerjaannya yang memerlukan beberapa tahap antara lain :
1. Pemotongan pipa.
2. Pemasangan ventil.
3. Peniupan saluran pipa untuk memastikan tidak terdapat penyumbatan oleh air dll.
4. Pengelasan.
5. Mem vakum udara dalam saluran pipa / pengecekan kebocoran setelah pengelasan.
6. Pengisian freon.
7. Tahap uji coba.

Bahan yang diperlukan :
1. Kawat las tembaga.
2. Alat las dan gas las.
3. Filter (jika diperlukan)
4. Freon.
5. Bahan untuk menambal kebocoran pada evaporator.
6. Alat pendukung lainnya seperti manifold, tang ampere dsb.

Tips menghindari penggunaan benda tajam saat mengambil benda beku pada kulkas 1 pintu.

  • Matikan kulkas dengan mencabut kabel power.
  • Putar pengatur temperatur ke posisi terkecil atau off.
  • Tekan tombol defross.
Pilih dan gunakan salah satu metode diatas apabila tidak terburu2.
Namun apabila ingin lebih cepat, beberapa cara lainnya yaitu, siramkan air pada evaporator lalu tiup dengan kipas angin untuk mempercepat pencairan es batu.

Interested for our works and services?
Get more of our update !